Tuesday, September 11, 2012

Last Day in SEW Group


Hari ini hari terakhir ku bergabung dengan PT. SEW Trisula Global,  www.sewtrident.com
sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Coal Mining milik India
Hihihihi...ga ada rasa sedih sama sekali, karena memang sudah sejak awal aku tidak nyaman bekerja di perusahaan ini.
Terlalu banyak intrik dan prinsip yang ga sesuai dengan pemikiranku. Idealis ?? mungkin dan hidup adalah pilihan.....
sudah menjadi keputusanku untk resign dari pekerjaan ini
Tidak banyak kenangan di kantor ini, karena culture India dan Indonesia yang entah kenapa ga pernah matching di kantor ini.
Anyway....thank you for the experience, knowlegde and friendship...
may happiness and succefull will follow wherever we go
                                                               Jakarta, 11 September 2012 

Monday, September 10, 2012

Ada Apa Dengan Cinta ???


Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
 Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
 Sepi... Sepi dan sendiri aku benci.
 Aku ingin bingar. Aku mau di pasar.

 Bosan aku dengan penat,
 dan enyah saja kau, pekat!

 Seperti berjelaga jika aku sendiri
 Pecahkan saja gelasnya biar ramai
 Biar mengaduh sampai gaduh

 Ahh.. ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
 di tembok keraton putih
 Kenapa tak goyangkan saja loncengnya?
 Biar terderah,
 atau... aku harus lari ke hutan belok ke pantai?

Yaaaa....ada apa dengan cinta ku ? 
mengapa terlalu berliku perjalanan menemui dan menanti cinta yang berani mengajakku mendekat kepada ridha-Mu ya Illahi 

apakah aku lelah?
kamu...ya..kamu...menguatkan...
merangkul dan menahan kala hati terasa lemah 
keputusan tersulit yang aku buat adalah 
melepaskanmu pergi dengan harapan yang terpaksa ku lepas
bersamaan dikala hatiku menginginkan kekuatanmu tetap tinggal bersamaku
usahaku hanya sampai disini, tiada kepantasanku menahanmu  .....pergilah.....pergilah ke tempat asalmu...
pulanglah ke hati yang selama ini selalu membahagiakan hidupmu  

hanya do'a yang mampuh mempertemukan hati kita kembali 
do'a yang ku lafadzkan dalam sujud sujud panjangku...
semoga selalu ada senyum yang hadir dari hati kita 

Jakarta, 10 September 2012 

Sunday, September 9, 2012

Hug me :-(


Lagi.....
Ketakutan itu datang
Kembali merajai hati
Kala  gundah hati gelisah
Masihkan ada ruang di hatimu
Untuk ku labuhkan penat
Dan meresapi sejuk yang biasa kauhadirkan
Seperti bom waktu
Sanggupkah ku bertahan dalam diam
Dan mencintai dalam diam
Melepaskan harapan....
Menata kekosongan jiwa juga dalam diam ?

Jakarta, 10 September 2012 
Hug me ..and tell everything will be okay 

Untuk Para Calon Istri



Asma’ binti Kharijah Al Fazary berpesan kepada puterinya ketika menikah
(sebelum melepaskan kepergiannya menuju suaminya):

“Wahai puteriku sayang, tak lama lagi kau akan keluar meninggalkan ayunan tempat kau ditimang dulu, dan berpindah ke atas ranjang yang belum pernah kau lihat sebelumnya.
Kau akan hidup bersama seorang kawan yang belum pernah kau kenal sebelumnya.
Oleh karena itu, jadilah bumi tempat ia berpijak, maka ia akan menjadi langit yang menaungimu.
Jadikanlah dirimu tempat sandaran baginya, maka ia akan menjadi tiang yang meneguhkanmu.
Jadilah pelayan baginya, ia akan menjadi abdi bagimu. Jangan kau merepotkannya sehingga ia merasa kesal.
Dan jangan terlalu jauh darinya sehingga ia lupa akan dirimu.
Jika ia mendekatimu, maka dekatilah. Jika ia berpaling, maka menjauhlah.
 Peliharalah pandangannya, pendengarannya dan penciumannya.
 Jangan sampai ia memandang sesuatu yang buruk darimu.
Dan jangan sampai ia mendengar kata-kata kasar darimu.
Dan jangan sampai ia mencium bau yang tak sedap darimu.
Jadikanlah setiap apa yang ia lihat adalah wajahmu yang cantik berseri-seri.
 Jadikanlah setiap apa yang ia dengar adalah ucapanmu yang santun dan lembut.
Jadikanlah setiap apa yang ia cium adalah aroma wangi tubuh dan pakaianmu.”

“Ayahmu dulu berpesan kepada ibumu:
Maafkanlah segala kesalahan dan kehilafanku, niscaya cinta kita akan terus bersemi.
Ketika aku marah, janganlah kau memancing lagi amarahku.
 Karena benci dan cinta takkan pernah bersatu.
Saat benci datang, cinta pun kan berlalu.”

Demikian isi pesan tersebut. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan bahan renungan untuk para calon istri
yang akan memasuki sebuah kehidupan baru.
Kehidupan yang mengakhiri masa lajang penuh penantian yang melelahkan.

Wallahu a’lamu bis showab.